MIKISLOT

testing-selesai
Tampilkan postingan dengan label CERITA DEWASA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERITA DEWASA. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Desember 2017

Memuaskan Istri Orang Lain

kali ini berjudul Memuaskan Istri Orang Lain. Silahkan simak cerita dewasa terbaru tersebut lebih detail di bawah ini. jangan lupa nterus kunjungi situs kami dengan alamat url dutacerita.us. Dan inilah cerita seks bikin nafsu dengan judul Memuaskan Istri Orang Lain. 


Saya ingin menceritakan kehidupan di masa lalu saya ketika baru tumbuh menjadi anak laki-laki. Saya hanya mampu mengingat kehidupan saya secara lebih lengkap sejak saya berumur 15 tahun.
Dalam usia itu saya baru kelas 2 SMP di sebuah desa yang berada di pelosok, jauh dari keramaian dan kehidupan modern. Rumah saya hanya terbuat dari dinding anyaman bambu, lantai tanah dan letaknya terpencil di luar kampung.
Kami keluarga miskin, mungkin jika menurut ukuran pemerintah adalah keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Aku tinggal bersama emakku yang aku panggil simbok dan nenekku yang aku panggil mbah. Kami memang hanya bertiga. Mbok cerai dari Bapak sejak aku lulus SD. Aku tidak tahu apa penyebabnya, tetapi yang kurasa, Bapak pergi meninggalkan rumah dan sampai sekarang tidak tahu keadaannya. Mbah menjanda sudah sekitar 5 tahun karena kakek meninggal.
Aku ingat Mbah kakung (kakek) meninggal waktu aku masih SD. Jadi hanya aku lah laki-laki dirumah itu, yang harus mengerjakan semua pekerjaan laki-laki. Sementara mbok mencari nafkah dengan memburuh tani bersama mbah. Keduanya masih energik.
Ketika umurku 15 tahun mbok masih umur 29 tahun dan mbah 42 tahun. Umur segitu kalau di kota besar masih tergolong belum tua, tapi di kampung sudah termasuk uzur. Namun kedua mereka dikaruniai badan yang langsing dan menurut istilah Jawa, singset. Mbokku mewarisi ibunya berbadan langsing. Meski kedua mereka sudah memasuki usia tua menurut ukuran kampung, tetapi tubuh bereka tidak bergelambir lemak, alias singset.
Wajah mereka biasa-biasa saja tidak terlalu cantik, tetapi juga tidak jelek. Biasa saja lah orang kampung, Cuma wajahnya bersih dari noda bekas jerawat. Sepengetahuanku mereka tidak terlalu repot menjaga tubuh dan wajah, karena makan hanya seadanya dan mandi juga biasa tidak pernah dilulur dan sebagainya.
Baik mak maupun mbah, tumit kakinya kecil dan betisnya langsing. Ini menjadi perhatianku setelah aku dewasa dan mengenal ciri-ciri wanita yang pandai memuaskan suami.
Agak melenceng sedikit. Kebiasaan di desa kami adalah setiap rumah mempunyai kamar mandi yang disebut sumur berada di luar rumah dan umumnya agak jauh di belakang rumah. Tidak jauh dari sumur terdapat tempat buang hajat besar. Sumur dan wc nayris tidak berdinding penghalang. Yang ada hanya bangunan lubang sumur yang bibirnya ditinggikan sekitar 1 meter, lalu tonggak-tonggak kayu untuk menggantung baju dan handuk.
Di sekitar sumur dan wc ditumbuhi oleh tanaman rumpun sereh dan tanaman semak yang rimbun sehingga agak terlindung. Aku sebagai laki-laki selalu bertugas menimba dan mengisi air ke ember-ember untuk mandi, cuci piring dan cuci baju. Ritual mandi biasanya dilakukan pada pagi hari ketika mata hari mulai agak terang sekitar pukul 5 pagi.
Sudah sejak kecil aku terbiasa mandi bersama orang tuaku. Tidak ada rasa malu, sehingga kalau kami mandi tidak memakai basahan, atau sarung. Kami mandi telanjang bulat. Mungkin bedanya kalau orang kota mandinya berdiri di bawah shower atau bergayung ria atau tiduran di bath tub. Kalau kami orang desa mandi biasanya jongkok. Hanya beberapa saat saja berdiri untuk mebilas semua tubuh setelah bersabun.
Di usiaku 15 aku baru mulai tertarik dengan bentuk badan lawan jenis. Yang bisa aku lihat hanya simbok dan mbah saja. Mbok badannya langsing dan kulitnya kencang, payudaranya tidak besar, kakinya juga langsing. Di usianya yang hampir memasuki kawasan 30, teteknya masih kencang membusung. Mungkin karena ukurannya tidak besar jadi buah dadanya tidak mengelendot turun. Jembutnya cukup lebat, rambutnya sebahu yang selalu diikat dan digelung.
Simbah badannya tidak jauh dari mbok, dan tingginya juga sama sekitar 155 cm, Cuma teteknya sedikit agak turun, tapi masih kelihatan indah. Jembutnya juga tebal. Badannya meski kelihatan lembut, tetapi perkasa karena mungkin pengaruh warna kulit yang tergolong sawo matang. Tetek mbah kayaknya sedikit lebih besar dari simbok. Perut Mbah agak banyak tertutup lemak, sehingga tidak serata perut mbok.
Aku kenal betul seluk-beluk kedua body mereka karena setiap hari pagi dan sore kami selalu mandi bersama, telanjang bersama dalam waktu yang cukup lama. Jika pagi hari selain mandi mbok dan simbah mencuci pakaian dan peralatan makan semalam. Berhubung tugasku menimba air maka aku tetap berada di posku sampai seluruh pekerjaan mereka selesai. Jika sore mandinya lebih cepat karena acara selingan hanya cuci piring.
Mohon pembaca jangan protes dulu, karena sekolah kami di desa memundurkan waktu masuk menjadi jam 8 dengan pertimbangan murid-murid umumnya memerlukan waktu untuk membantu pekerjaan rumah tangga di pagi hari dan memberi kesempatan kepada murid yang tinggalnya sekitar sejam jalan kaki dari sekolah.
Seingatku sejak aku sunat di umur 12 tahun, atau selepas lulus SD sering kali aku malu karena penisku sering berdiri kalau pagi-pagi ketika mandi bersama. Sebetulnya penis berdiri sejak aku bangun pagi, sampai mandi dia tidak surut-surut. Mbok sih cuek-cuek aja, tetapi si mbah sering mengolok-olok, bahkan kadang-kadang menampar pelan penisku dengan menyuruh “tidur”.
Mulanya aku tidak malu, tapi sejalan bertambah umurku, penisku makin besar dan di sekitarnya mulai ditumbuhi bulu. Anehnya si mbah yang selalu memberi perhatian lalu mgomong ke simbok. Mbok ku lalu menimpali, “ cucumu sudah mulai gede mbah,” katanya.
Aku sulit mengendalikan penisku, kalau sudah berdiri, dia sulit di layukan, meski aku sirami air dingin. Yang bikin makin menegangkan, si mbah kadang-kadang memegang-megang penisku seolah-olah mengukur perkembangannnya, Si mbok juga disuruh Mbah merasakan perkembangan penisku. Meskipun kedua mereka adalah orang tua ku kandung, tetapi namanya dipegang tangan perempuan, naluri kelaki-lakianku bangkit. Penisku jadi makin mengeras.
Kadang-kadang aku berusaha menghindar karena malu, tetapi selalu dicegah oleh mbah dan menyuruh aku diam saja. Dibandingkan emak ku, mbah lebih agresif. Di usia 15 tahun aku sudah memiliki tubuh seperti pria dewasa. Tinggiku lebih dari 165 cm dan penisku sudah kelihatan gemuk dan keras serta agak panjang sekitar 15 cm.
Sebenarnya dengan aku sebesar itu sudah tidak pantas bersama emak dan mbahku mandi telanjang bersama. Tapi karena sudah terbiasa sejak kecil, aku tetap saja dianggap masih anak-anak.
Entah pantas disebut bagaimana, sialnya atau untungnya, embahku makin suka mempermainkan penisku. Kadang-kadang tangannya dilumuri sabun lalu dikocoknya penisku agak lama lalu dilanjutkan dengan menyabuniku. Emak juga kadang-kadang ikut-ikutan embah, meski penisku sudah berlumuran sabun, dia ikut mengocok dan merabai kantong semarku. Rasanya birahiku terpacu dan rasanya nikmat sekali. Makanya aksi mereka itu aku biarkan. Bahkan jika mandi tanpa ritual itu, aku yang selalu memintanya.
Tapi seingatku meski dikocok-kocok agak lama kok aku waktu itu tidak ejakulasi. Aku sendiri belum mengetahui cara melakukan onani, maklum anak desa, yang akses informasi ke dunia luar masih sangat terbatas.
Entah gimana awalnya tetapi setelah seringnya aku dikocok-kocok kami jadi sering mandi saling menyabuni, aku menyabuni seluruh tubuh mak ku dan mbahku. Dalam mengusap sabun tentu saja aku leluasa menjamah seluruh tubuh mereka. Aku senang mencengkram tetek dan memelintir pentil susu. Juga senang mengusap-usap jembut dan menjepitkan jari tengahku ke sela-sela memek. Mungkin itu naluri yang menuntun semua gerakan. Sumpah, aku tidak tahu harus bagaimana memperlakukan perempuan pada waktu itu.
Namun kesannya mereka berdua senang, bahkan badan mereka sering dirapatkan dan memelukku, sehingga penisku yang menjulang tegang kedepan selalu menerjang bagian pantat atau bagian atas memek. Mbah kadang-kadang menundukkan penisku agar masuk ke sela-sela pahanya sambil memelukku erat. Posisi itu paling aku suka sehingga kepada makku juga aku lakukan begitu. Mereka kelihatan tidak keberatan alias oke-oke saja. Saya pun tidak tahu pada waktu itu bahwa berhubungan badan itu memasukkan penis ke dalam lubang memek.
Aku sering dipuji mbah dan itu dikatakan kepada mak ku. “ anak mu ini hebat lho nduk (panggilan anak perempuan jawa), kayaknya dia kuat.”
Terus terang aku tidak mengerti yang dimaksud kuat. Kala itu kupikir yang dimaksud kuat adalah kemampuanku menimba air, membelah kayu bakar dan mengangkat beban-beban berat.
Mbah ku dan makku tidak kawin lagi setelah mereka berpisah dengan suaminya. Aku tidak pernah menanyakan alasannya, karena aku rasa lebih nyaman hidup bertiga gini dari pada harus menerima kehadiran orang luar. Padahal yang naksir mbah, apalagi emakku lumayan.
Suatu hari kemudian aku dipanggil emakku setelah mereka berdua berbicara berbisik-bisik di kamar Aku waktu itu sedang asyik meraut bambu untuk membuat layangan di teras rumah. Emakku duduk di sampingku.
“Le (Tole istilah panggilan anak laki-laki Jawa), kamu nanti malam tidur dikamar bersama mbah dan simbok.” kata mak.
“Ah gak mau , kan tempat tidurnya sempit, kalau tidur bertiga,” kataku.
Tempat tidur mereka sebenarnya hanya dua kasur kapuk yang dihampar diatas plastic dan tikar di lantai. Masih ada ruang untuk menggelar tikar tambahan di sisi kiri atau kanannya. Sehingga jika ditambah satu bantal, bisalah untuk tidur bertiga, dengan catatan seorang diantaranya tidur di tikar.
Selama ini aku tidur di balai-balai bambu di ruang tengah. Di desaku disebut amben bambu. Tidak ada masalah tidur di amben meski tanpa kasur. Aku tidur hanya beralas tikar dan ditemani bantal kumal serta sarung.
Aku bertanya-tanya, tetapi tidak dijawab mak atau mbah, kenapa malam itu aku harus tidur seranjang dengan mereka. “Udahlah turuti saja, jadi anak yang penurut, jangan suka terlalu banyak tanya,” nasihat mbahku.
Saking polosnya aku, yang terbayang dalam benakku adalah nanti malam aku bakal tidur bersempit-sempitan dan bersenggolan. Aku paling tidak senang jika tidur bersinggungan dengan orang lain. Tidak terlintas sedikitpun pikiran yang negatif.
Biasanya aku tidur jam 10 malam, tapi malam itu jam 8 malam aku sudah diseret masuk ke kamar mereka. Aku tidur di kasur bersama mbah, disebelah yang lain mbok ku tidur ditikar.
Mulanya hanya tidur telentang, Tidak lama lama kemudian mbah tidur memelukku. Terus terang aku merasa risih dipeluk. Tapi mau protes tidak berani, jadi diam saja. Mbah mengusap-usap wajahku, lalu dadaku. Aku mengenakan kaos usang yang di beberapa tempat sudah ada yang sobek. Entah berapa lama diusap-usap, aku menunggu dengan persasaan tegang. Aku tidak tahu kemana tujuan mereka mengajakku tidur bareng dan sekarang mbah tidur memelukku dan mengusap-usap dadaku. Sejujurnya aku sangat risih, tetapi apa daya tidak berani protes. Jika diberi peluang aku akan memilih kembali tidur di luar di amben.
Tangan kanan mbah yang tadi mengusap dadaku mulai merambat ke bawah ke arah sarungku. Aku terbiasa tidur sarungan dan di dalamnya tidak pakai celana, karena selain untuk menghemat pemakaian celana juga rasanya lebih enak leluasa. Terpeganglah gundukan kemaluanku dri luar sarung. Tangan mbahku meremas-remas, mengakibatkan aku tegang. Bukan hanya penis yang menegang, tetapi perasaanku juga tegang, karena khawatir terhadap kejadian apa yang bakal terjadi selanjutnya. Aku diam saja, selain berdebar-debar, penisku jadi mengembang di remas-remas mbah.
Ditariknya sarung keatas sehingga terbukalah bagian kemaluanku. Kamar tidur rumah kami hanya bepenerangan lampu minyak yang sejak tadi sudah di kecilkan. Jadi pemandanganku hanya remang-remang.
Diraihnya kemaluanku lalu digenggamnya penisku yang sudah mengeras sempurna. Nikmatnya luar biasa , tapi juga aku merasa takut, sehingga debaran jantungku makin keras. Penisku di kocok-kocok, sampai akhirnya aku terbuai dan rasa takutku sudah terlupakan. Tanpa sadar aku melenguh nikmat.
Entah kapan si mbah membuka bagian depan bajunya sehingga ketika kepalaku ditarik ke dadanya wajahku merasakan kelembutan payudaranya. Mulutku diarahkan ke puting susunya dan aku diperintah menjilati dan mengemut susunya. Perintah itu aku turuti dan naluriku juga menuntunnya. Sedap nian rasanya mengemut dan menjilati puting susu yang mengeras.
Meski tidak ada rasa, tetapi memainkan puting susu lebih nikmat rasanya dari pada mengunyah marshmallow. Setelah bergantian kiri dan kanan aku diminta nenek menaiki tubuhnya. Sarungku sudah dilepasnya sehingga bagian bawahku sudah telanjang. Aku turuti saja perintah si mbah. Aku merasakan bagian bawah mbah juga sudah terbuka. Aku berasa gesekan jembut lebatnya menggerus perutku. Sambil aku menindih mbah penisku dipegang mbah dan diarahkan ke lubang vaginanya. Aku diminta mengangkat badanku sedikit dan ketika ujung peler sudah di depan lubang aku diminta menurunkan badanku pelan-pelan.
Tidak pernah terbayangkan dan terpikirkan kenikmatan dan sensasi ini. Jiwaku terasa melayang di awang-awang. Aku tidak ingat dan peduli siapa yang ada di bawah tubuhku. Yang kurasakan adalah seorang wanita menggairahkan. Sensasi masuknya penisku perlahan-lahan ke vagina mbah terasa sangat nikmat. Terasa vaginanya licin tapi juga tidak mudah memasukkan penisku. Setelah seluruh batang penisku tengggelam dilahap memek mbah terasa hangatnya lubang vagina mbah. Kami berdiam sebentar dan aku mematung merasakan sensasi kenikmatan luar biasa yang belum pernah akur rasakan selama hidupku.
Sesaat kemudian mbah agak mendorong tubuhku dan menariknya kembali. Mbah mengendalikan gerakanku dengan memegangi melalui kedua tangannya di bongkahan pantatku. Aku tidak menyangka kenikmatan luar biasa ini. Embah terdengar mendesis dan terkadan mengerang. Aku makin cepat melakukan gerakan seiring dengan makin nikmatnya rasa yang menjalari mulai dari kemaluanku sampai ke seluruh tubuh.
Seingatku aku tidak terlalu lama bergerak begitu, karena selanjutnya ada gelombang nikmat yang mendera tubuhku dan berujung pada kontraksi di penis dan seluruh otot di bawah. Aku merasa mengeluarkan sesuatu dari lubang kencing. Tanpa diberi komando selama proses pelepasan itu aku membenamkan dalam-dalam penisku ke dalam memek mbah.
Terasa lega dan plong setelah semua spermaku tumpah. Mbah mendorong tubuhku untuk berbaring di sebelahnya dan seluruh sendi tubuhku terasa lemas. Mbah bangkit dan mengambil lap yang lembab membersihkan seluruh kemaluanku yang penuh berselemak cairan sperma dan cairan dari vagina mbah.
Penisku layu perlahan-lahan sampai selesai proses pembersihan itu. Mbah kulihat juga membersihkan memeknya dengan lap lain. Setelah kami berdua bersih, mbah beralih pindah ke tikar sementara mak tidur di sebelahku.
Dia seperti mbah tadi tidur memelukku dan tangannya meremas-remas penisku yang loyo. Remasan mak membuat penisku berkembang per lahan-lahan sampai akhirnya tegang mengeras kembali. Tetapi rasanya tidak sensitif tadi.
Mengetahui penisku sudah menegang sempurna, mak menyuruhku menindih tubuhnya seperti mbah tadi . Tangannya menuntun penisku untuk memasuki lubang memeknya. Aku sudah paham dan aku segera menekan batang penisku ketika terasa penisku sudah mulai memasuki lubang hangat. “pelan-pelan, sakit,” kata emak.
Aku turuti perintahnya dan pelan-pelan kutekan penisku memasuki lubang memeknya yang juga terasa hangat dan menjepit. Setelah semua masuk aku mulai menggenjot. Nikmat luar biasa dan aku lupa pada keadaan sekeliling. Perhatianku hanya tertuju pada kenikmatan yang sekarang sedang menjalar ke seluruh tubuhku.
Aku terus menggenjot makku sampai dia berteriak-teriak seperti orang kesakitan. Tapi ketika aku tanya dia mengkomandoiku agar jangan berhenti dan terus menggenjot. Mak ku sudah seperti orang hilang ingatan. Badannya kelojotan dan bergerak tidak karuan sampai beberapa kali penisku lepas dari memeknya. Dia buru-buru meraih penisku untuk dimaskukkan kembali ke lubang memek. Tiba tiba dia berteriak “ aaaaaah aaaah aduhhh aaaaah aduh. “ kedua tangannya menarik pantatku agar semua batang penisku tenggelam. Aku turuti kemauannya dan penisku merasa seperti berkali-kali dicengkeram oleh memeknya. Aku berdiam sampai agak lama, sampai tidak ada lagi kurasakan kedutan di lubang memeknya.
Sepertinya mak ku sudah siuman. Dia kutanya dengan penuh keheranan, apakah kesakitan. Dia menggelengkan kepala sambil tersenyum ditariknya wajahku ke wajahnya dan diciuminya seluruh wajahku. Penisku masih tertancap dalam memeknya. Naluriku mendorong aku melakukan kembali gerakan naik turun seperti tadi. Mak kembali mendesah-desah dan menjerit kecil. Aku pun makin semangat memompa dan birahiku makin terangsang mendengar erangan itu. Sepertinya aku akan kembali merasakan sperma akan keluar , gerakanku makin kupercepat dan mak makin keras mengerang, sampai kuingat mbahku mengusap-usap rambut emakku. Aku tidak perduli apapun kecuali segera mencapai puncak kenikmatan.
Ketika puncak kenikmatan muncul kubenamkan dalam-dalam penisku ke dalam memek mak dan ku tembakkan spermaku berkali-kali. Mak ku menarik tubuhku rapat rapat dan kurasakan penisku dijepit-jepit. Luar biasa sensasi kenikmatan yang kurasakan.
Aku berdiam sebentar sampai akhirnya penisku keluar dengan sendirinya dari lubang memek karena menyusut. Aku tergolek di samping emakku dan rasa lemas dan ngantuk yang luar biasa. Kulihat makku sudah tertidur dan mendengkur halus. Mbah melakukan tugasnya membasuh penisku dan memek mak ku. Selanjutnya aku tidak ingat lagi.
Aku terbangun karena desakan ingin kencing. Di sisi dapur rumah kami memang ada semacam wc kecil khusus untuk buang air kecil. Penisku menegang menahan desakan ingin kencing, tetapi setelah air seni dilepas, penisku masih tetap gemuk. Dia makin keras ketika aku mengingat kejadian yang baru aku alami.
Ketika aku masuk aku melihat mak dan nenekku tidur tanpa penutup di bagian bawah. Makku sudah terkapar, tetapi nenek ku masih manyapaku untuk tidur di sebelahnya. Aku turuti dan aku langsung tidur memeluk nenekku, tanganku langsung meremas kedua bongkahan payudara nenek yang terasa masih kenyal. Puting susunya aku pelintir-pelintir dan kadang-kadang aku usap. Nenek merintih – rintih aku perlakukan begitu. Dia kemudian memintaku untuk menindihnya lagi. Aku sudah semakin paham dan kuarahkan penisku ke lubang di bagian bawah badannya. Pelan-pelan aku tekan sehingga melesak lah seluruh penisku ke dalam memeknya.
Awalnya aku menggenjot perlahan-lahan, tetapi seiring dengan erangan nenek aku jadi makin bersemangat menggenjot lebih cepat. Nenek sama seperti mbok ku, dia menjerit jerit nikmat dan kemudian kedua kakinya merangkul pinggangku erat sekali sampai aku tidak bisa bergerak. Kurasakan memeknya berkedut-kedut. Aku tidak bergerak sampai nenek melonggarkan kuncian kakinya. Aku kembali mengenjot nenek dengan gerakan lamabat dan cepat. Tidak lama kemudian nenek kembali mengunci tubuhku dan aku kembali merasakan penisku dijepit-jepit oleh memek mbah. Seingatku pada waktu itu mbah berkali-kali begitu sampai akhirnya dia memintaku berjenti, karena katanya dia sudah tidak kuat dan badannya lemas.
Aku masih penasaran karena belum mencapai puncak, Kulihat emakku tergeletak mengangkang. Aku beralih menindih mak. Dia terbangun hanya dengan membuka matanya. Sementara itu penisku sudah masuk kedalam memeknya. Aku tidak perduli apakah makku sudah bangun atau masih setengah tidur. Aku terus menggenjot sampai kemudian mak juga merintih-rintih. Mak tak lama kemudian juga mengunci tubuhku dengan lilitan kedua kakinya sehingga aku tidak bisa bergerak. Padahal aku merasa sudah hampir mencapai puncak kenikmatan. Terasa memek makku menjepit ketat sekali berkali-kali. Ketika kuncian kakinya agak longgar aku memaksa menggenjot lagi sampai menjelang aku puncak makku kembali melilitkan kakinya dan aku dengan paksa masih menggenjot meski gerakkannya pendek. Tapi itu sudah bisa menghantar puncak knikmatanku. Aku mengejang-ngejang menyemprotkan mani ke dalam memek mak dan mak mengunci tubuhku ketat sekali dan kedua tangannya juga memelukku erat sekali.
Aku tertidur sebentar dan terbangun karena terasa geli di penisku. Kulirik ke bawah ternyata mbah tengah duduk dan mempermainkan penisku. Keadaan masih gelap. Aku mungkin baru tertidur satu jam, tetapi penisku sudah berdiri lagi. Malam itu aku bermain berkali-kali sampai hari agak terang mungkin aku sudah melepas spermaku 5 kali.
Paginya kami seperti biasa mandi bersama dan saling menyabuni. Aku tidak berani bertanya banyak, karena mereka sama sekali tidak menyinggung peristiwa tadi malam. Mak ku hanya mengingatkanku agar menjaga rahasia rumah tangga. Hari itu aku tidak sekolah karena apa aku lupa, apakah karena hari minggu atau hari libur sekolah. Mak dan Mbah setelah selesai membereskan urusan rumah tangga mereka membuat masakan sederhana, lalu kami sarapan pagi. Hari itu seingatku mak dan mbah tidak ke sawah, tapi malah masuk kamar tidur-tiduran.
Aku yang merasa badanku lelah juga tertarik untuk gabung tidur dengan mereka. Kelanjutannya aku kembali ngembat mak dan mbah sampai aku keluar 3 kali. Kami sempat tidur sebentar sebelum bangun karena lapar di siang hari.
Mak dan mbah hanya mengenakan kemben sarung menyiapkan makan siang, Kami makan siang di amben tempat tidurku. Perutku terasa kenyang dan mata kembali mengantuk.
Aku memilih tidu di kasur empuk tempatnya mak dan mbah biasa tidur. Entah berapa lama aku tertidur lalu terbangun karena terasa ada yang menggelitik di kemaluanku. Ternyata mak dan mbahku memainkan penisku. Mereka berdua menimang-nimang penisku. Akhirnya sampai waktu petang aku sempat menyemprotkan dua kali spermaku.
Malamnya aku masih sempat menyemprotkan sperma setelah bergantian menindih mak dan mbahku. Selanjutnya hampir tiap malam aku harus melayani nafsu kedua orang tuaku sampai aku dewasa. Kami menyimpan rahasia itu serapat mungkin. Herannya mak dan mbahku tidak sampai hamil oleh hubungan kami. Mereka memiliki resep rahasia untuk melakukan KB.
Meskipun keluarga kami miskin. Tetapi kehidupan kami sangat bahagia. Aku meneruskan seolah sampai akhirnya bisa meraih S-1. Sejak aku kuliah aku jarang bertemu mereka, karena kau harus pindah ke kota. Tapi setiap bulan aku mengunjungi mereka dan menghabiskan waktu akhir pekan dengan melampiaskan nafsu.
Sejak aku kuliah aku sempat merasakan beberapa memek cewek yang sebaya dan lebih muda dari ku. Harus diakui bahwa memek cewek-cewek ku masih kalah nikmat dibanding memek mak dan nenekku.
Nenekku meski usianya kemudian sudah memasuki 50 tahun dan sudah menopause, tetapi kelegitan memeknya masih luar biasa. Mak ku memeknya juga legit banget. Mungkin karena tubuh kedua orang tuaku yang kencang dan tidak gemuk, maka berpengaruh pada jepitan memeknya. Selain itu jika kuperhatikan cairan memek mereka agak kental dan lengket, berbeda dengan cewek-cewek lainnya yang lebih cair dan licin.
Sejak aku kuliah aku membawa berbagai teknik baru dalam berhubungan dengan mereka seperti mengoral dan melakukan persetubuhan dengan berbagai posisi. Mulanya mak dan Nenek risih ketika kujilati memeknya, tetapi lama-lama karena nikmat mereka jadi ketagihan.

Selasa, 28 November 2017

Sperma Suami yang Tak Sehat Bisa Sebabkan Istri Keguguran

https://cantikqq.com/?ref=alvaro16
sel sperma memiliki peran penting untuk kehamilan yang sehat. Namun, sperma juga dapat menjadi penyebab keguguran. Tanpa disadari, beberapa kasus keguguran bisa disebabkan oleh kualitas sperma tidak sehat. Meskipun belum diketahui seberapa sering itu terjadi, hal ini perlu diwaspadai.

 
Seperti apa, sih, sperma yang sehat itu?

Ada beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan sperma. Di antaranya adalah jumlah sel sperma, pergerakan sperma, serta struktur (morfologi) sperma. Nah, gangguan pada jumlah, pergerakan, atau struktur sperma akan membuat kualitasnya menurun.

Pada banyak kasus struktur sperma yang tidak normal, ada kromosom (penentu genetik) yang rusak. Hal ini dapat memicu gangguan perkembangan pada kehamilan dan keguguran awal (ketika sel telur yang baru saja dibuahi mengalami kerusakan atau gagal berkembang jadi janin). Selain itu, kerusakan pada bagian kepala sperma karena radikal bebas juga membuat kualitas sperma tidak sehat.

Jadi, meskipun sperma bisa mencapai sel telur dan melakukan pembuahan, bukan berarti sel sperma tersebut dijamin sehat. Masih ada kemungkinan bahwa sel sperma yang berhasil membuahi sel telur adalah sel sperma dengan kualitas yang tidak sehat.

Untuk menentukan kualitas sperma Anda, Anda memang harus periksa ke dokter dan melakukan serangkaian tes. Baru kemudian sel sperma Anda diuji kualitasnya di laboratorium.

Panas Merusak Sperma

Bagaimana sperma tidak sehat menyebabkan keguguran?

Selama ini, kebanyakan penelitian terlalu fokus pada kualitas sel telur dan kesehatan ibu hamil sebagai penyebab keguguran. Padahal, salah satu alasan ibu hamil mengalami keguguran mungkin disebabkan oleh suami dengan sperma tidak sehat.

Beberapa penelitian belakangan ini menunjukkan bahwa ada hal lain yang menyebabkan keguguran. Tidak hanya dari wanita, pria juga bisa berperan. Kualitas sperma yang buruk dapat menjadi salah satu penyebabnya. Hal ini bisa terjadi jika seorang pria memiliki kelainan kromosom dalam spermanya dan kelainan sperma lainnya seperti jumlah sperma, bentuk sperma, dan pergerakan sperma.

Belum ada angka yang pasti untuk mengukur seberapa sering sperma menjadi faktor keguguran pada ibu hamil. Namun, hal ini masih mungkin terjadi, 

terutama pada pria yang memiliki bentuk sperma tidak normal atau pria yang memang memiliki tingkat kesuburan yang rendah.

Dalam kebanyakan kasus, diduga bahwa sistem kekebalan tubuh ibu hamil mengenali adanya masalah pada gen bayi yang sedang berkembang. Dari situ, tubuh secara otomatis mengakhiri kehamilan.

Teori lain yang cukup kuat adalah bahwa bayi yang sedang berkembang akhirnya mencapai titik di mana masalah genetik yang dibawa oleh sperma menyebabkan bayi berhenti tumbuh. Selain itu, kemungkinan hilangnya gen tertentu untuk 

pengembangan lanjutan dapat menyebabkan bayi atau plasenta tumbuh dengan tidak semestinya. Hal ini yang menyebabkan terjadinya beberapa jenis kelainan kromosom dan akhirnya menyebabkan keguguran.

https://cantikqq.com/?ref=alvaro16

Bagaimana cara menjaga kualitas sperma?

Sebenarnya prinsip untuk menjaga kesehatan sperma itu sederhana. Bila Anda menjalani gaya hidup sehat, kualitas sel sperma Anda akan baik pula. Jadi, mulai sekarang mulai hidup sehat dengan cara menjaga pola makan bernutrisi seimbang, tidur yang cukup, rutin berolahraga, membatasi konsumsi alkohol, berhenti merokok.

Selain itu, untuk kesehatan sperma dan alat reproduksi pria, hindari paparan udara yang panas terlalu lama. Ini karena suhu panas, misalnya dari laptop yang Anda pangku atau berendam di air panas, bisa merusak kualitas sperma.

Ingin Cepat Hamil? Coba Lakukan Ini Setelah Bercinta

https://cantikqq.com/?ref=alvaro16
Vemale.com - Sedang berusaha untuk segera hamil dan mendapat momongan? Ada banyak cara untuk melakukannya. Seperti melakukan hubungan intim saat sedang dalam masa subur.

Untuk meningkatkan peluang hamil setelah bercinta, ada tips tambahan lain yang bisa dicoba. Seperti tips-tips berikut yang bisa dilakukan setelah berhubungan intim. Dan ternyata tipsnya terbilang cukup simpel, lho. Berikut penjelasan lebih detailnya.

Istirahatkan Tubuh Dulu Selama Beberapa Saat
Dilansir dari todaysparent.com, tidak langsung bangkit dari tempat tidur setelah bercinta bisa meningkatkan peluang sperma bisa mencapai ovum dan terjadinya pembuahan. Jadi memang tak usah langsung buru-buru meninggalkan tempat tidur ya, ladies. Coba rilekskan tubuh dengan tiduran atau berbaring selama beberapa saat terlebih dahulu.

Atur Pernapasan untuk Rileks
Salah satu kunci penting agar bisa cepat hamil adalah meredakan stres. Dikutip dari parents.com, stres bisa jadi salah satu faktor penyebab infertilitas atau susah hamil. Jadi kalau ingin bisa cepat hamil, sebisa mungkin hindari stres. Ketika selesai berhubungan intim, coba atur pernapasan untuk bisa membuat diri jadi lebih tenang dan rileks.

Berbaring dengan Menyangga Kaki Lebih Tinggi di Posisi 30 Derajat
Cara yang satu ini juga bisa dicoba. Seperti yang dikutip dari babyhopes.com, berbaring sekitar 30 menit dengan menyangga kaki lebih tinggi dengan sudut ketinggian sekitar 30 derajat bisa meningkatkan peluang cepat hamil. Cara ini diyakini bisa membantu otot-otot serviks dan Miss V untuk lebih rileks dan membuat mukus serviks bisa mengalirkan sperma lebih optimal.

Tiga cara di atas merupakan cara paling mudah untuk meningkatkan peluang cepat hamil. Imbangi juga dengan berkonsultasi ke dokter, ya ladies. Tetap berpikir positif bahwa kita akan bisa mendapat momongan di waktu yang benar-benar tepat.

Setelah Berhubungan Intim Kok Jadi Sedih dan Menangis? Ini Kata Terapis

https://cantikqq.com/?ref=alvaro16
Vemale.com - Berhubungan seks memang bisa memberi sejumlah manfaat. Seperti meredakan rasa sakit, membuat tidur lebih nyenyak, hingga

meningkatkan kekebalan tubuh. Dalam kehidupan rumah tangga, seks bahkan bisa meningkatkan keharmonisan suami dan istri.

Tapi berhubungan intim juga bisa menyebabkan "efek samping" lainnya. Salah satunya membuat perasaan jadi sedih bahkan bisa membuat kita menangis setelah berhubungan seks. Hm, apa yang sebenarnya terjadi?

Kondisi sedih setelah berhubungan intim disebut dengan disforia pascakoitus (post-coital dysphoria). Dikutip dari health.com, Ian Kerner seoerang terapis seks dari New York City menjelaskan kondisi ini sebagai, "(Perasaan) sedih, marah, dan tertekan umumnya pasca seks atau pasca orgasme." Kondisi tersebut pun terbilang umum dialami sejumlah pasangan.

Sebuah survei tahun 2005 yang melibatkan para mahasiswi yang dipublikasikan di Sexual Medicine menemukan bahwa 46% pernah mengalami disforia pascakoitus minimal satu kali, 5% menyebutkan mereka merasa sedih dan kesepian setelah melakukan hubungan seks beberapa kali dalam kurun waktu 4 minggu. "Tampaknya tidak ada kaitan antara PCD dan keintiman dalam hubungan yang dekat," jelas penulis penelitian tersebut. Penelitian itu fokus pada wanita, tapi kondisi disforia pascakoitus bisa saja dialami oleh pria.

https://cantikqq.com/?ref=alvaro16




Kerner mengatakan kalau kondisi disforia pascakoitus belum diteliti lebih jauh. Namun, ia meyakini kalau perasaan sedih itu muncul karena ada kaitannya dengan hormon. "Khususnya pada wanita, seks dan orgasme bisa melepaskan hormon oksitosin yang menciptakan kedekatan dan ikatan," jelasnya. Meski hubungan seks berlangsung singkat, efek oksitosin dalam tubuh bisa masih terasa. Sehingga bila ada sesuatu yang dirasa kurang memuaskan dalam hubungan tersebut, emosi bisa ikut terpengaruh.

Seks juga bisa membuat kita merasa rapuh. Perasaan rapuh yang muncul pun bisa memicu keluarnya air mata. "Pasca seks adalah periode reflektif, dan hal itu bisa meluapkan emosi dan pengalaman yang selama ini biasa kita pendam," ujar Kerner. Kerner kemudian mencontohkan pasangan yang sering melakukan makeup sex (berhubungan seks setelah bertengkar). "Dengan pola bertengkar, berhubungan seks, dan baikan, seks akan terasa luar biasa, tapi setelahnya kita menyadari bahwa sebenarnya kita sedang berjarak atau masih marah."

Trauma masa lalu pun bisa menyebabkan kesedihan setelah berhubungan intim. Korban kekerasan seksual misalnya, saat berhubungan intim mungkin ia kembali teringat pengalaman kekerasan seks yang pernah dialaminya. Sehingga jadi gampang merasa depresi setelah berhubungan seks dengan pasangannya.

Kerner menyarankan agar segera berkonsultasi ke terapis bila sering mengalami kondisi depresi atau sedih setelah berhubungan seks. Cari tahu penyebabnya agar mudah ditemukan solusinya.



Selasa, 21 November 2017

Posisi Seks yang Bikin Pria Klepek-Klepek Menurut Zodiak

https://cantikqq.com/?ref=alvaro16

Ada saatnya kaum hawa sangat ingin 'egois' selama bercinta. Namun, ada waktunya mereka ingin menyenangkan kekasih, agar pria kesayangan mereka klepek-klepek selama bersetubuh.

Meskipun Anda mengaku jenius dalam hal bercinta, ada baiknya para wanita juga mencari informasi lainnya untuk membuat kekasih bertekuk lutut di tempat tidur.

Selain banyak membaca soal tips bercinta, tak ada salahnya mencari tahu kesukaan seks berdasarkan bintang sang kekasih.

Apapun posisi seks selama bercinta tentu akan dinikmati oleh masing-masing pasangan. Namun, berdasarkan bintang kekasih Anda, ada satu atau dua posisi favorit yang jadi impian terliar sang pria.
Berikut adalah posisi seks yang paling diimpi-impikan pria saat bercinta berdasarkan zodiak. Liputan6.com mengutip thepeepspot pada Minggu (19/11/2017):

1. Pria Aries, Menyukai Doggy-Style

Tidak mengherankan jika pria Aries suka 'kasar' dan mereka juga suka pamer sedikit.
Gaya doggy erotis menggunakan sejumlah bantal bisa membuat mereka mabuk kepayang.

2. Pria Taurus, Missionary Man

Posisi seks yang disukai pria Taurus adalah posisi awam, yakni missionary.
Namun, yang membuatnya berbeda adalah daya tahannya yang luar biasa.
Dan saat dia akhirnya mencapai klimaks, ini akan menjadi luar biasa.
Untuk meningkatkan gairah pria Taurus, pastikan untuk menyalakan lilin, lampu redup, dan musik lembut. Suasana bercinta adalah kunci untuk Taurus.

3. Pria Gemini, impian terliar

Pria Gemini memiliki impian nakal treesome dengan kekasihnya. Karena, mereka memiliki energi yang luar biasa saat bercinta.
Untuk menyiasati, pastikan kondisi tubuh relaks dan tak lelah saat meladeni pasangan Anda yang berbintang Gemini ini.

4. Pria Cancer, Sitting Up Cowgirl

Pria Cancer adalah kekasih yang paling perhatian dan tidak egois dalam zodiak. Dengan kata lain, apa yang membuatnya bergairah adalah memastikan bahwa Anda juga tak kalah bergairahnya.
Dengan posisi Standing Up Cowgirl, pria Cancer Anda bisa melihat wajah Anda dan merasa sedikit didominasi.

5. Pria Leo, Standing Up

Pria Leo perlu dikagumi setiap saat, jadi pastikan untuk menaikkan egonya dan juga bagian lain saat berhubungan seks.
Tanyakan kepada pasangan Anda apa yang mereka ingin Anda lakukan dan kemudian kabulkanlah.
Pastikan Anda berdua dapat saling melihat satu sama lain dan tubuh Anda sendiri di cermin.

6. Pria Virgo, Lotus

Virgo percaya 'latihan membuat sempurna', sehingga mereka akan melakukan sebuah posisi berulang-ulang sampai mereka bisa melakukannya dengan benar.
Posisi Lotus, dengan dia duduk di lantai dan Anda perlahan-lahan duduk di atasnya sementara Anda melingkarkan kaki di pinggangnya, akan memungkinkan Anda untuk melihat jauh ke dalam mata masing-masing, dan memiliki penetrasi yang dalam.
Posisi ini lebih rumit dari yang terlihat, yang akan menarik perhatian orang Virgo.

7. Pria Libra, posisi Gunting

Pria Libra menyukai keseimbangan, dan dalam posisi ini pasangan tidak lebih dominan atau patuh, karena keduanya terlibat dalam gerakan serupa.

8. Pria Scorpio, Posisi 'Nakal' Apapun

Scorpio menyukai seks. Tentu itu mungkin klise, tapi bukan berarti itu tidak benar.
Mereka ingin orgasme kuat dan mereka menginginkannya sekarang - penutup mata, tali, borgol, dan apapun yang akan meningkatkan gairah.
Scorpio juga menyukai permainan cinta yang nakal: hampir mencapai orgasme dan berhenti, sampai mereka tidak tahan lagi dan meledak.

9. Sagitarius, Backwards Doggy-style

Orang Sagitarius spontan, seksi, dan liar. Mereka selalu siap untuk mencoba posisi baru dan pemandangan baru.
Karena mereka mendambakan kegembiraan, bercinta di alam terbuka menambahkan gairah. Apalagi jika gaya yang dipilih adalah backwards doggy-style, siap-siap saja bikin mereka terbuai.

10. Capricon, Deep Impact position

Pria Capricorn adalah pekerja keras dan dapat diandalkan. Namun, mereka memiliki sisi yang aneh dan dominan pada mereka.
Mereka suka memimpin oleh sebab itu, pria Capricorn menyukai posisi deep impact.
Wanita berbaring telentang saat pria itu berlutut menghadapnya. Anda kemudian meletakkan kakinya di pundaknya. Pria Capricorn akan meraih pahan Anda dan memegangnya erat saat menyodorkan penisnya.
Ini adalah posisi yang kuat dan bisa menyebabkan orgasme yang sangat meledak bagi kedua belah pihak.

11. Aquarius, menyukai berbagai jenis posisi.

Mudah bagi Anda yang memiliki pasangan pria Aquarius saat bercinta. Karena, mereka menyukai berbagai variasi seks.
Semakin banyak posisi seks yang Anda pelajari, semakin ketagihan mereka.

12. Pria Pisces, Spooning

Posisi spooning adalah gaya paling intim, penuh cinta dan memberikan keseluruhan kontak tubuh. Ini adalah yang diinginkan oleh pria Pisces.
Pisces bisa meluangkan waktu untuk menyentuh tubuh Anda bahkan sebelum melakukan hubungan intim.


Senin, 20 November 2017

Kisah Seks Tukar Pasangan Dengan Pembantu

Sesampainya di rumah setelah terbang sana terbang sini di beberapa kota masih di Pulau Jawa maupun di Pulau Kalimantan dan Sulawesi selama 7 minggu ini untuk urusan bisnis kayu dan hasil-hasil bumi lainnya, tubuhku mulai dilanda letih dan penat luar biasa. Namun secara psikologis justru sebaliknya, aku mulai dapat merasakan suasana rileks dan tentram. Merasa at home dan ingin selekasnya menemui mantan kekasihku, sang isteri tercinta. Hal ini cukup membantu keseimbangan diriku sehingga tidak membuatku dilanda senewen.

https://cantikqq.com/?ref=alvaro16
Karena penerbangan yang kuambil adalah sore jam 6 dari Surabaya, maka masih sore pula sekitar jam 7.30 aku sudah mendarat dan lalu setengah jam kemudian dengan menggunakan jasa taksi aku sudah menginjakkan kaki di halaman rumahku di bilangan Slipi. Lalu lintas tidak macet karena ini hari Minggu.

Dari luar ruang tamu nampak terang disinari lampu, berarti isteriku ada di rumah. Di rumah kami tinggal 4 orang saja. Aku yang berusia 38, isteriku 31, pembantu laki-laki 52, dan pembantu wanita 44. Oh ya, setelah 9 tahun menikah kami belum dikarunia anak. Jadi semakin menjadi-jadilah diriku menghabiskan waktu mengurus bisnis karena belum ada urusan lain yang memerlukan perhatianku. Syukurlah selama ini bisnisku lancar-lancar saja demikian pula perkawinan kami.


Ketika hendak kupencet bel kuurungkan siapa tahu pintu tidak dikunci. Tadi gerbang depan dibukakan oleh pembantu wanitaku karena kebetulan dia pas lagi mau keluar untuk membuang sampah. Setelahnya dia kembali ke kamarnya yang terletak di samping kiri bangunan utama. Pembantu-pembantuku kubuatkan kamar di luar. Ukuran rumahku cukup besar dengan masih ditambah tanah yang lumayan luas yang kubuat menjadi taman hampir mengelilingi bangunan rumah kecuali sisi kiri karena kepotong kamar-kamar pembantu dan jalan samping. Dari gerbang depan ke pintu kira-kira mencapai 25 meter.

Benar, pintu tidak dikunci dan aku masuk dengan senyap demi membikin isteriku kaget. Aku suka sekali dengan permainan kaget-kagetan begini. Biasanya isteriku suka terpekik lalu menghambur ke pelukanku dan dibarengi dengan ciuman bertubi-tubi. Itulah santapan rohaniku. Dan itu sering terjadi karena aku sering bepergian dalam waktu lama pula, rekorku pernah sampai 3 bulan baru pulang. Pada awal perkawinan kami tidaklah demikian, namun 5 tahun belakangan ini yah begitulah. Dampaknya adalah kehidupan seks kami mulai menurun drastis frekuensinya maupun kualitasnya.

Kali ini aku menangkap suasana lain. Memang biasanya sebelum pulang aku memberitahukan isteriku bahwa dalam 2 sampai 5 hari bakal pulang. Sengaja kali ini aku tidak memberitahu agar lebih dahsyat pekikan-pekikan kangen isteriku itu. Di ruang tamu TV menyala agak keras. Lalu aku menuju dapur mengendap-endap siapa tahu isteriku di sana dan sekalian mau mengambil air putih. Tidak ada. Ah mungkin lagi tidur barangkali di kamar pikirku. Kuletakkan tas koperku di atas meja makan lalu aku mengambil sebotol air dingin di kulkas. Kuletakkan pantatku di atas kursi sambil minum. Kuambil sebatang rokok lalu kunyalakan. Ada sekitar 5 menit kunikmati asap-asap racun itu sebelum akhirnya kuputuskan untuk naik ke lantai 2 di mana kamar tidur kami berada.

Pelan-pelan kunaiki tangga. Pelan sekali kubuka pintu, namun hanya seukuran setengah kepala. Aku ingin mengintip kegiatan isteriku di kamar spesial kami. Apakah lagi lelap dengan pose yang aduhai. Ataukah lagi mematut diri di cermin. Ataukah lagi.. Upss!! Berdebar jantungku.


Dalam keremangan lampu kamar (kamar lampuku bisa disetel tingkat keterangannya sedemikian rupa) kulihat ada 2 manusia. Jelas salah satu sosoknya adalah isteriku, mana mungkin aku pangling. Dia lagi mengangkangi seseorang. Posisi kepalanya nampak seperti di sekitar kemaluan lawannya. Perasaanku mulai dilanda kekacauan. Sulit kudefinisikan. Marah. Kaget. Bingung. Bahkan penasaran. Apa yang sedang berlangsung di depan mataku ini? Kepala isteriku nampak naik turun dengan teratur dengan ditingkahi suara-suara lenguhan tertahan seorang pria yang menjemput kenikmatan seksual. Mungkin saking asiknya mereka berolah asmara terkuaknya pintu tidak mereka sadari.

Tiba-tiba perasaan aneh menjalari diriku. Darahku berdesir pelan dan makin kencang. Rasa penasaranku sudah mulai dicampuraduki dengan gairah kelelakianku yang membangkit. Ini lebih dahsyat ketimbang menonton film-film bokep terpanas sekalipun. Kesadaran diriku juga lenyap entah kemana bahwa yang di depan mataku adalah isteriku dengan pria yang pasti bukan diriku. Sekarang aku lebih ingin menyaksikan adegan ini sampai tuntas. Kontolku mulai mengejang. Posisi mereka mulai berbalik. Isteriku mengambil posisi di bawah sementara lawannya ganti di atasnya. Persis sama seperti tadi hanya saja sekarang kelihatannya memek isteriku yang dijadikan sasaran. Aku semakin ngaceng.

"Ohh.. Sshh..." suara desisan isteriku berulang-ulang.

Telaten sekali si pria (aku sudah menangkap sosok lawannya dengan jelas adalah pria) sehingga isteriku mulai bergerak meliuk-liuk dan menengadahkan kepalanya berkali-kali.

"Uuhh.. Eehhss.. Teruss jilatthh.. Pak Minnh.. Ahh.. Uffh..".

Plong rasa dadaku demi akhirnya menemukan identitas sang pelaku pria. Mr. Karmin pembantu priaku yang tua itu. Wah.. Wah.. Pantesan tadi aku agak mengenali sosoknya. Belum sempat aku banyak berpikir kesadaranku disedot kembali oleh suara-suara kesetanan isteriku dari hasil kerja persetubuhan itu.

"Yyaahh.. Teruss.. Teruss.. Aahh.. Tusukk.. Tuussuukkhin liidaahhmu Pak.. Yaahh beegittu.. Oohh.."

Semakin binal kepala isteriku tergolek sana sini. Nampaknya dia sudah berada di awang-awang kenikmatan. Aku juga semakin dilanda gairah sehingga tanpa sadar tanganku mulai meremas-remas burungku sendiri.

"Ahh..."

Ah isteriku akhirnya jebol juga. Aku tahu itu. Tapi nampaknya Pak Karmin masih meneruskan aktivitasnya. Sebentar kemudian kaki isteriku diangkatnya ke kedua bahunya yang bidang dan kekar itu (meskipun sudah tua tapi tubuh pembantuku masih gagah akibat pekerjaannya yang secara fisik membutuhkan kekuatan). Dimainkan jari-jarinya di liang memek isteriku. Lenguhan-lenguhan isteriku kembali terdengar. Semakin kencang kocokan jari Pak Karmin pada memek isteriku. Dengan menggelinjang mengangkat-ngangkat paha isteriku kembali dibuat mabuk kepayang. Akhirnya kulihat batang kemaluan Mr. Karmin sudah diarahkan ke lobang kemaluan isteriku. Busseett gede juga nih punya si tua bangka. Semakin menggelegak gairahku ketika membayangkan bagaimana memek isteriku akan dihujami oleh benda sebesar itu.

Bless. Masuk. Gleg ludahku tertelan.

"Oohh.. Eyaahh.. Eenaakk.. Paakk..".

Pelan-pelan dipompanya memek isteriku dengan godam si Mr. Karmin. Mulai menggila kembali goyangan pantat isteriku melayani rangsekan-rangsekan si batang besar itu.

"Geennjoott.. Yaahh.. Genjoott.. Oohh.. Ennakk Banngeett.. Oohh.."

Aku menyaksikkan tubuh isteriku terhentak-hentak naik turun akibat sodokan-sodokan yang bertenaga itu. Tangan Mr. Karmin tak tinggal diam menyenggamai buah dada isteriku yang telah menjulang tegak. Wuuhh gila, dahsyat sekali pemandangan yang kusaksikan ini. Setelah hampir 10 menit diangkatlah tubuh isteriku dan dibalikkannya menjadi posisi menungging.

Gaya anjing rupanya dikenal juga oleh Si Tua ini. Kembali liang memek isteriku dihunjam dari arah belakang. Konsistensi gerakan kontol yang maju mundur itu beserta lenguhan-lenguhan isteriku semakin mengobarkan hasratku.

"Ahh.. Aahh.. Ssooddooghh.. Kuaatt.. Kuat.. Paakkhh, oohh.. Giillaa.."

Pompaan Mr. Karmin semakin lama dibuat semakin bertenaga dan semakin cepat.

"Oo hh.. Yaa.. Beggiittuu.. Teruss.. Paakkhh.."

Kupikir bakalan selesai eh ternyata isteriku sekarang disuruh berdiri, Mr. Karmin menyetubuhinya sambil berdiri. Tanpa sadar aku menoleh ke lantai bawah ternyata si Pembantu Wanita memergokiku sedang mengintip. Karena jengah atau bagaimana Mrs. Karmin merona mukanya lalu menyingkir ke belakang dengan tergesa. Pembantuku adalah suami isteri.

"Yaahh.. Terruuss.. Mauuhh.. Keelluaarr.. Nihh Paakkh.."
"Aku sebentar laggii.. Juuggaa.. Ibbuu.."
"Baarrenng.. Yaahh.. Paakkh.. Ohh.. Ohh.. Yaahh.. Uuddaahh"

Sambil mengejang-ngejang keduanya melepas energi terakhir dan terbesar yang disertai ledakan kenikmatan luar biasa. Mr. Karmin akhirnya jebol juga pertahanannya. Begitu adegan selesai aku dengan perlahan sekali menutup pintunya. Kuturuni perlahan tangga menuju dapur kembali. Celanaku masih padat mnggembung tak terkira. Aku senewen ingin menuntaskan hasratku.

Ketika sampai dapur kulihat Mrs. Karmin sedang duduk termangu. Kami saling menatap dalam keadaan bingung dan resah. Kudekati dia ketika mulai terisak-isak meneteskan air mata, ingin kutenangkan hatinya. Mungkin kejadian tadi telah berulang kali berlangsung selama aku tidak di rumah.

"Sudah sering kejadianya Mbok?" tanyaku. Dia mengangguk.
"Maafkan isteriku yah"

Entah kenapa tiba-tiba mata kami bertatapan kembali. Selama ini dia tidak berani menatapku. Kali ini mungkin dia sedang kesepian dan masygul hatinya.

"Ayo ke kamarmu Mbok."

Hasratku masih tinggi dan harus dituntaskan. Kami saat ini sedang masuk dalam situasi kejiwaan yang membutuhkan pertolongan satu sama lain. Plus gairah buatku. Ketika sampai kamarnya yang agak sempit itu, kusuruh dia duduk di ranjang. Kupegang tangannya dan kuelus. Sosok wanita ini sebenarnya tidak terlalu buruk. Kulit terang meskipun tidak semulus isteriku tapi lumayan bersih. Tinggi sedang dan hebatnya perut tidak terlalu melambung. Tetek cukup besar setelah kusadari saat ini. Dia selalu memakai kebaya dan kain.

Kepalanya ditimpakan di dadaku. Meskipun dia lebih tua dari aku namun dalam kondisi begini dia memerlukan kekuatan dari dada laki-laki. Kubiarkan meskipun dibarengi aroma bumbu dapur. Tapi tidak terlalu menyengat. Rambutnya otomatis megenai hidungku. Bau minyak rambut Pomade menyergap hidungku. Kucium-kucium dan kuendus-kuendus. Kujalari menuju ke telinga. Diam saja. Ke lehernya. Malah terdengar ketawa kegelian. Mulai kuusap lengannya. Semakin erat dia mendesakkan tubuhnya ke diriku. Sambil mengusap lengan kanannya naik turun sengaja kurenggangkan jariku sehingga menyentuh tipis teteknya. Terus kuulang sampai akhirnya kepalanya mulai bergoyang. Lalu kuelus langsung teteknya. Gemas aku. Dia mulai mendesah. Kuremas-remas lembut. Mulai melenguh. Kubaringkan. Menurut saja. Kubuka bagian dada dari kebayanya. Memang besar miliknya. Kuning agak pucat warnanya. Kuhisap-hisap. Menegak-negak kepalanya.

"Ehhmm.. Eehhf.."

Kusingkap kainnya dan kuelus pahanya.

"Ehh.. Ehhshs.."

Kuselusupkan tanganku jauh menuju pangkal pahanya. Kuusap-usap gundukannya.

"Ehhss.. Ehhss.. Oohh..." tergolek kanan kiri kepalanya.

Kutindih dia dengan mengangkangkan kakinya. Mulai kuselusuri dari tetek sampai leher kanan kiri dengan lidahku.

"Oohh.. Paakk.. Oohh.."

Kurenggut bibirnya yang tebal dengan bibirku. Kumasukkan lidahku menjangkau lidahnya. Pada mulanya pasif. Lalu dia mulai mengerti dan kami saling beradu lidah dan ludah. Berkecipak suara kuluman kami. Kutekan-tekan bagian bawah diriku sehingga tonjolan burungku menggesek wilayah memeknya. Mengerinjal pantatnya.

"Esshh.. Ehhss.. Oohh..." desahnya berulang-ulang.

Kami berdiri untuk melepas baju masing-masing setelah kubisikkan keinginanku. Kuamati dari ujung rambut sampai kaki. Keteknya dibiarkan berbulu, ah sensasional sekali. Baru kali ini kulihat wanita membiarkan keteknya berbulu. Isteriku licin sekali. Jembut mememknya lebat sekali dan cenderung tidak rapi. Luar biasa. Karena hasratku yang sudah tinggi sejak tadi langsung kugumul

Dia dan menjatuhkannya di ranjang. Kujilati kembali mulai dari kening, leher, pipi, tetek, ketek (di sini aku berlama-lama karena penasaran sekali dengan rasa bulunya), perut dan memeknya. Kumainkan lidahku memutari labia mayoranya.

"Oohh.. Paakk.. Ohh.."

Dipegangi kepalaku dan ditekan-tekannya sesuai keinginannya. Kumasuki klitorisnya dengan lidahku. Aku tidak jijik kali ini. Hasratku yang menggila telah mengalahkan kebiasaanku selama ini.

"Esshh.. Ahhss.. Esshh.. Oohh.. Mmass.."

Dia memanggilku Mas berarti kesadarannya mulai kaca balau. Kuremas pantatnya sebelum akhirnya kujebloskan kontolku ke memeknya yang telah banjir bandang itu. Kupompa maju mundur tanpa tergesa. Yang penting bertenaga dan merangsek ke dalam. Menggeliat-geliat kayak cacing kepanasan si Mrs. Karmin ini. Semakin dikangkangkan pahanya. Kupegang ujung telapak kakinya sambil aku terus menyodokinya.

"Yaahh.. Teruss.. Yangg dalaam .. Masshh.. Ohh.. Ennaakk banngeetts.. Shh."

Kubaringkin miring lalu kulipat kaki kanannya ke depan dan kuhujami memeknya dari belakang. Kami bersetubuh dalam posisi berbaring miring (kebayangkan?). Kuubah posisi menjadi dog-style. Namun dia telungkup sehingga tingkat penetrasinya lebih maksimal. Benturan-benturan dengan pantatnya yang bulat membuatku gemas. Kugenjot sedalam-dalamnya memeknya yang rimbun itu.

"Yaahhss.. Ehhssh.. Oohhs..." begitu terus erangnya sambil membeliak-beliak.

Akhirnya setelah 23 menit kami menegang bersama dan mencurahkan cairan masing-masing berleleran di dalam memeknya. Cairan miliknya sampai tumpah ruang merembes keluar memeknya, punyaku juga demikian saking tidak tertampungya semprotan maniku.

Kubiarkan kontolku masih terbenam sambil aku tetap menindihnya. Aku jilatin lagi leher dan pipinya sampai kontolku sudah lemas tak berdaya. Tanganku masih aktif bergerilya mengusapi buah kembarnya yang masih mengencang. Kujilat-jilat dan kuhisap-hisap. Keringat kami campur aduk membanjiri spreinya yang sudah agak kusam itu.

****

Sejak saat itu bila aku pulang dari bepergian maka aku mengunjungi Mrs. Karmin terlebih dahulu untuk bersetubuh di kamarnya baru masuk rumah setelah maniku terhambur ke memeknya yang mudah basah itu. Malah boleh dikata sudah tidak pernah lagi menggauli isteriku sendiri.

Suatu kali Mr. Karmin memergokinya ketika mau ambil rokok, namun aku cuek saja kepalang lagi hot, tapi dia mafhum saja. Toh ibaratnya kami seperti tukar pasangan. Pernah terbersit di kepalaku untuk melakukan sex party berempat. Tapi gagasan itu belum terlaksana, karena aku masih merasa risih kalau rame-rame begitu.

Minggu, 12 November 2017

Dua Panitia Bakti Sosial yang Sama-Sama Cantik dan Merangsang



Dua Panitia Bakti Sosial yang Sama-Sama Cantik dan Merangsang
Klikqq.com – Waktu itu saya baru saja menjadi mahasiswa semester satu sebuah perguruan tinggi komputer terkenal di suatu Kota. Seluruh mahasiswa baru ketika itu diwajibkan ikut kegiatan Jambore dan Bakti Sosial yang diadakan di sebuah areal perkemahan di daerah itu.

Pada hari yang ditentukan, siang hari kami semua bersiap-siap di kampus tercinta, kemudian segera diberangkatkan dengan menggunakan beberapa truk bak terbuka. Setelah menempuh perjalanan lebih kurang tiga sampai empat jam, diakibatkan ada salah satu truk yang salah jalan sehingga semua truk lain harus diam menunggu sejenak di suatu tempat, akhirnya kami tiba di tempat tujuan kami.

Hari sudah mulai gelap. Kulihat sekeliling kami. Uh, seram juga. Suasana sunyi dan gelap, maklum di daerah pegunungan yang tidak terlalu banyak penduduknya. Yang terdengar hanya suara mesin diesel truk yang cukup berisik.

Akhirnya dengan konvoi truk satu persatu, kamu menuju tempat terbuka sebagai tempat parkir truk-truk yang kami tumpangi tersebut. Sudah sampai?, Belum! Kami masih harus berjalan kaki lagi beberapa jauh melalui jalan setapak untuk mencapai tempat di mana kami akan mendirikan tenda-tenda kami.

Jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam saat kami memasuki areal perkemahan. Wah! Ternyata areal perkemahan sudah diterangi oleh beberapa lampu sorot yang cukup besar kekuatannya, yang sudah disiapkan oleh tim panitia yang telah mendahului kami ke sana satu hari sebelumnya. Mereka juga telah mendirikan dua buah MCK darurat. Satu khusus cewek dan satu khusus cowok.

Dengan tubuh sedikit letih akibat perjalanan yang cukup jauh, kami pun mendirikan tenda masing-masing dengan bimbingan beberapa orang panitia. Satu tenda diisi oleh satu grup yang terdiri dari empat sampai lima orang. Cewek dan cowok pisah tenda. Katanya sih, takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan! Saya memang sial, grup saya semuanya terdiri dari anak-anak yang belum saya kenal.

Saya memang orangnya pemalu dan agak penakut, sehingga kurang cepat dalam bergaul. Setelah makan malam dan sedikit waktu istirahat, diadakan briefing mengenai jadwal kegiatan Jambaksos di hari-hari berikutnya. Briefing inilah satu-satunya acara yang diadakan pada hari pertama itu.

Tengah mengikuti briefing, tiba-tiba saya merasa ingin pipis. Saya ragu-ragu untuk turun ke MCK yang didirikan di tepi sungai yang mengalir dekat perkemahan kami. Saya yang memang dasar penakut, urung ke MCK tersebut. Habis jalan ke sana cukup jauh lagipula gelap sekali.

Sementara untuk meminta dampingan salah seorang panitia malu rasanya. Akhirnya saya putuskan pergi ke balik semak yang sekelilingnya sepi dan agak tersembunyi serta agak jauh dari kerumunan orang-orang yang sedang mengikuti briefing.

Ah.., Lega rasanya setelah saya mengeluarkan seluruh isi kandung kemih saya. Mungkin kalau ditampung di botol, setengah liter ada. Saya memang menahan pipis dari waktu masih di daerah Bogor saat perjalanan menuju kemari. Apalagi ditunjang oleh dinginnya udara pegunungan di sini sampai ke sumsum tulang.

“Hi hi hi hi.., Hei, ngapain kamu di situ?!”
Tampak dua orang panitia datang ke arah saya sambil cengengesan. Saya mengenal mereka, yang satu namanya Alfa (bukan nama sebenarnya), yang rambutnya sepundaknya sedikit kecoklatan, sedangkan yang rambutnya hitam pekat dipotong pendek adalah Pratiwi (juga bukan nama sebenarnya). Kedua-duanya tinggi tubuhnya hampir sama.

Sama-sama cantik dan sama-sama sensual. Payudara merekapun termasuk berukuran besar dan membulat, dengan milik Pratiwi sedikit lebih besar ketimbang milik Alfa. Ini kelihatan dari balik kaus oblong cukup ketat yang mereka kenakan. Mereka berdua adalah anggota seksi P3K.

“Saya.., saya lagi buang air, Kak”, jawab saya dengan takut-takut. Tapi Alfa dan Pratiwi malah mendekati dan melompat turun ke tempat persembunyian saya yang letaknya sedikit di bawah areal perkemahan itu.

“Kenapa kamu pipis di sini, hah?, Bukannya kita sudah punya MCK sendiri di sana?”, tanya Alfa.
“Habis, saya takut, Kak.” Saya masukkan penis saya dan saya naikkan kait retsleting celana saya. Alfa dan Pratiwi tertawa melihat perbuatan saya.
“Eit! Ini garasi jangan ditutup dulu”, kata Pratiwi sambil meremas selangkangan saya. Ouch! Kemudian tangannya membuka kembali retsleting yang sempat saya tutup.
“Wow! Fa, lihat, doi nggak pake celana dalam!”, Saya memang jarang mengenakan celana dalam bila pergi ke mana-mana.

“Mana, Wi? Gue mau lihat”, sahut Alfa mendekati selangkangan saya. Pratiwi memberi tempat kepada Alfa. Alfa memasukkan tangan kanannya ke dalam celah ritsluiting saya. Dia mengelus-ngelus senjata saya dengan tangannya yang hangat, membuat saya mulai menggelinjang menahan nikmat.

“Wi, doi belum disunat! Kamu pernah main sama penis yang belum disunat?”, Alfa mengeluarkan penis saya dari dalam sangkarnya. Pratiwi hanya mengangkat bahunya saja.
“Eh, Oom Senang. Ini hukuman kamu karena sudah buang air sembarangan! Sekarang kamu diam aja yah!”, kata Alfa sedikit melotot.
Alfa yang merangsang mendekatkan penis saya ke mulutnya. Beberapa detik kemudian mulutnya telah asyik melumat penis saya. Ah, penis saya itu semakin mengeras. Ini menambah keasyikan tersendiri bagi Alfa yang terus mengulum penis saya yang meskipun tidak terlalu panjang namun berdiameter cukup besar. Mata saya hampir mencelat keluar sewaktu Alfa menjilat-jilati ujung penis saya yang tegang menjulang. Gelitikkan lidahnya yang nikmat mulai membangkitkan gairah birahi saya yang selama ini terpendam.

“Fa! Bagi dong gue! Jangan kamu habisin sendiri!”, Pratiwi tidak mau kalah.
Ia mengarahkan tangannya ke belakang pinggang saya, lalu dipelorotkannya celana panjang saya ke bawah sehingga menampakkan penis saya yang tampak sudah siap tempur. Dinginnya udara malam yang menusuk kulit paha saya yang telanjang tidak terasa, terhapus oleh kenikmatan yang sedang saya alami di selangkangan saya.

Kemudian Pratiwi mendekatkan bibirnya yang ranum dengan sapuan lipstik tipis ke penis saya. Lalu dengan lahapnya mereka berdua menguasai penis saya dengan kuluman dan jilatan lidah mereka yang bertubi-tubi, membuat tubuh saya seperti tersentak-sentak merasakan kenikmatan yang aduhai ini.
“aah.., Kak.., saya sudah mau keluar..”, kata saya mendesah-desah.

Tapi Alfa dan Pratiwi tidak mempedulikannya. Mereka masih asyik menjelajahi seluruh permukaan selangkangan saya dengan mulut dan lidah mereka yang seperti ular. Akhirnya dengan dua-tiga kali kedutan, saya memuntahkan seluruh cairan kental isi penis saya ke wajah Alfa.
“Ma.. Maaf, Kak. Saya nggak sengaja.” Alfa yang merangsang  bukannya marah melainkan malah tersenyum senang. Dijilatinya air mani saya yang ada di wajahnya.

Mengetahui bahwa dirinya tidak kebagian cairan nikmat saya, Pratiwi menjulur-julurkan lidahnya ke arah wajah Alfa. Ia ikut menjilat-jilati wajah Alfa seperti meminta bagian. Alfa tampaknya mengalah. Tiba-tiba bibirnya yang merah merekah mencium bibir Pratiwi. Dan Pratiwi pun membalasnya. Sementara tangannya mulai meremas-remas dua tonjolan bulat yang ada di dada Alfa yang merangsang .
“Ah.. Wi.. Terusin.. Ah..”
P
ersetujuan Alfa ini membuat Pratiwi melanjutkan kegiatannya. Ia melepaskan kaus oblong yang dikenakan Alfa. Kemudian tangan kirinya diselipkan ke balik BH Alfa yang berwarna putih. Diremas-remasnya payudara mulus Alfa yang bulat membusung. Sesudah itu tangannya beralih ke punggung Alfa. Dibukanya pengikat BH Alfa.

Dan tak terhalangi lagi toket Alfa yang montok seperti buah mangga harumanis yang ranum, dengan puting susunya yang tinggi menjulang menggemaskan dikeliling oleh lingkaran kemerahan yang cukup lebar. Tanpa mau melepaskan kesempatan emas ini, mulut Pratiwi langsung melumat puting susu Alfa yang mulai menegang.

Dengan lidahnya yang menjulur-julur seperti ular, dijilatinya ujung puting susu yang menggairahkan itu. Sekali-sekali disedotnya puting susu itu, membuat mata Alfa mendelik kenikmatan. Melihat perbuatan kedua senior saya itu, tak saya sadari, penis saya yang tadi sudah loyo bangkit kembali dan semakin mengeras.

Sekonyong-konyong Alfa yang merangsang melepaskan diri dari jamahan Pratiwi. Ia memandangi temannya dengan wajah seperti memohon. Pratiwi pun memahami apa maksud Alfa. Ia menanggalkan semua pakaian yang dikenakannya, lalu merebahkan tubuh bugilnya yang mulus di rumput dengan beralaskan pakaian yang telah dilepasnya tadi.

Mulut Alfa langsung menyergap payudara Pratiwi yang berukuran besar laksana buah pepaya bangkok tapi tampak kenyal dan kencang. Lidahnya menjelajahi setiap inci bagian payudara temannya yang memang indah dan membusung itu, termasuk celah-celah yang membelah kedua bukit kembar dengan ujungnya yang mencuat tinggi itu.

Dengan mahir Alfa menggesek-gesekkan ujung lidahnya yang basah ke ujung puting susu Pratiwi yang tinggi dan keras, membuat Pratiwi menggerinjal keras sementara mulutnya mendesis-desis bak ular yang siap menerkam mangsanya. Sementara tangan kirinya menelusuri selangkangan Pratiwi. Ia mempermainkan clitoris memerah yang ada di bibir vagina Pratiwi.

Diusap-usapnya daging kecil pembawa nikmat itu dengan halusnya dengan jari tengahnya. Diimbangi dengan gerakan naik-turun pantat Pratiwi yang bahenol itu. Kemudian dengan sekali gerakan, Alfa menyodokkan jari telunjuk, jari tengah, dan jari manisnya sekaligus ke dalam vagina Pratiwi, membuat tubuh temannya ini terhentak keras ke atas.

Pratiwi tampak memejamkan matanya merasakan kenikmatan yang tidak bisa ditandingi oleh apapun di dunia ini ketika Alfa memainkan ketiga jarinya itu masuk-keluar vagina Pratiwi, makin lama makin cepat. Menyaksikan pemandangan yang indah ini, insting kelaki-lakian saya mendorong saya menghampiri kedua cewek yang tengah dilanda nafsu birahi itu. Dengan sedikit rasa takut dan ragu-ragu, saya pegang pinggang Alfa yang merangsang .

Setelah menyadari tidak adanya penolakan, membuat rasa keberanian saya timbul, ditambah oleh rasa aneh di selangkangan saya yang sudah minta untuk dilampiaskan. Saya membuka retsleting celana panjang Alfa kemudian saya turunkan celana panjang itu berikut celana dalam yang dipakainya sampai sebatas mata kaki.

Seketika itu juga tercium aroma khas nan segar dari selangkangan Alfa yang terpampang bebas. Tanpa menunda-nunda lagi, saya segera menghunjamkan penis saya ke dalam vagina Alfa yang merangsang  dengan keras dari belakang, membuat cewek itu menjerit kecil,
“Ouuhh..”
“Ah.., terusin.., lebih kencang.., lebih dalam..,. Ouhh..”,
Desah-desahan penuh kenikmatan dari Alfa membuat saya tambah bernafsu. Saya semakin mempertinggi intensitas masuk-keluarnya gerakan penis saya di dalam vagina Alfa yang merangsang, mengakibatkan tubuh molek gadis itu berguncang-guncang dengan keras.

Kedua payudaranya yang menggantung molek di dadanya dan ikut bergoyang-goyang mengimbangi guncangan tubuhnya sedang dilumat oleh Pratiwi. Puting susunya yang menjulang itu tengah diisap-isap oleh temannya, semakin membuat Alfa mendesah-desah hebat.

Sementara di bagian bawah, saya masih mempermainkan penis saya terus-menerus di dalam vaginanya, membuat Alfa kehilangan keseimbangan. Tubuhnya yang putih dan mulus jatuh menindih tubuh Pratiwi yang ada di bawahnya. Namun ini tidak menghentikan permainan kita.
“uuh.., Kak.., Saya sudah mau keluar.., Mau.., di dalam.., atau.., di luar..?”, Saya merasakan sudah tidak mampu lagi menahan gejolak yang ada di burun saya.

“hh.., Di dalam aja.., Ouhh..”, jawab Alfa yang merangsang sambil terus menggerinjal.
Akhirnya permainan kita usai sudah, diakhiri dengan ditembakkannya lagi cairan-cairan kental berwarna putih dari penis saya ke dalam vagina Alfa. Saya dengan penis masih berada di dalam vagina Alfa terkulai lemas di samping tubuh cewek itu yang dengan lemas masih menindih tubuh Pratiwi yang kelihatannya kurang puas.
“Kamu masih punya hutang lho sama gue”, kata Pratiwi mengingatkan saya. Saya tidak menjawab, hanya mengangguk saja.

Lima menit lamanya kami terdiam. Setelah itu kami bangkit dan membereskan pakaian kami kembali, bersamaan dengan selesainya acara briefing malam itu. Dengan mengendap-endap setelah menengok ke sekeliling terlebih dahulu kami bertiga keluar dari tempat persembunyian kami.
Kemudian dengan perasaan sepertinya tidak pernah terjadi apa-apa, kami kembali ke tenda kami masing-masing untuk bergabung dengan teman-teman 

Sabtu, 11 November 2017

Bercinta Menggunakan Kondom? Kenapa Tidak!


Walaupun mudah dan murah, ternyata tak semua pria berminat menggunakan kondom. Padahal kondom memiliki fungsi ganda, pertama sebagai alat pencegah kehamilan atau kontrasepsi dan kedua untuk mencegah penyakit menular seksual.
Eits..! Satu lagi, kondom pun bisa dijadikan ‘perlengkapan tempur’ dalam kenikmatan seksual. Jadi kondom bukan lagi sesuatu yang menghilangkan kenikmatan seksual…
Kondom yang beredar sekarang sudah jauh berkembang dibanding dua dekade lalu. Tak percaya? Coba simak tips berikut in
Bercinta Menggunakan Kondom? Kenapa Tidak!
Bercinta Menggunakan Kondom? Kenapa Tidak!

Organ seks utama bukanlah alat kelamin, melainkan otak. Ketika otak Anda mengatakan hubungan seks yang segera dilakukan akan memuaskan, maka tubuh pun merespon perintah otak tersebut semaksimal mungkin. Saat otak menyimpan informasi bahwa kondom itu bau, membatasi dan tak menyenangkan maka tubuh juga merespons perintah itu.
Padahal sesuatu yang baru dikenal atau dipakai seringkali tak menyenangkan. Ibarat mencoba kendaraan bertransmisi otomatis pertama kali akan susah di awal, tetapi saat sudah terbiasa tentu akan terasa lebih enak.
Demikian juga penggunaan kondom, yakinlah bahwa menggunakan kondom dengan pelumas yang lembut dan rasa kondom yang memikat akan menjadi sebuah pengalaman erotisme yang lebih dari sekedar menyenangkan.
Karena kondom memproteksi Anda dari penyakit menular seksual dan kehamilan, sudah seharusnya Anda merasa lebih aman, nyaman dan jauh dari rasa takut akan tertular gonorrhea, sifilis dan penyakit lainnya, bukan?
sal Anda menggunakannya dengan benar, tidak kedaluwarsa dan digunakan sepanjang hubungan seksual tanpa jeda. Penggunaan kondom juga akan membuat perasaan pasangan menjadi lebih aman. Karena dengan menggunakan kondom akan secara tidak langsung menunjukkan peran serta tanggung jawab yang Anda ambil dalam usaha mencegah kehamilan bersama-sama.
Ingat, satu-satunya kontrasepsi yang fungsinya bisa mencegah kehamilan dan mencegah penyakit menular seksual, hanya kondom. Sedangkan kontrasepsi lain hanya bisa mencegah dari kehamilan saja. Sebagian besar orang masih lebih memilih pil KB dan suntik KB sebagai pilihan kontrasepsi.
Padahal keduanya mengandung hormon, dan memiliki efek yang kurang menguntungkan pada libido perempuan. Belum lagi jika ternyata ada efek individual yang mungkin muncul pada perempuan seperti rasa kembung, flek perdarahan di luar waktu menstruasi, nyeri payudara, berat badan meningkat dan terkadang moodmenjadi buruk. Pada kondom, hal ini tak akan terjadi. Pernahkah Anda memikirkan ini?
Justru banyak pria dan pasangannya merasa bahwa dengan menggunakan kondom, fase plateau hubungan seksual akan menjadi lebih lama dan bisa dinikmati. Sehingga orgasme akan bisa tercapai bersamaan. Banyak perempuan yang selama ini tak bisa mendapatkan orgasme malah mendapatkan orgasme ketika pasangan prianya menggunakan kondom.
Orgasme yang didapatkan pun lebih baik lagi dari sebelumnya. Serta jangan lupa, pelumas yang ada pada kondom justru akan banyak membantu penetrasi penis ke Miss V sejak babak awal hubungan seksual. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak dinikmati.
Jadi, tunggu apalagi. Mulai sekarang jadikanlah kondom sebagai sebuah perlengkapan wajib Anda, untuk menikmati hubungan seksual yang menyenangkan dengan bonus proteksi dari kehamilan dan infeksi menular seksual.

Wah, Inilah 5 Fakta ‘Seram’ Di Balik Pembuatan Film Porno yang Bikin Melongok!


Sekarang coba pikir dua kali, setelah mengetahui fakta ‘seram’ di balik layar pembuatan film porno ini!
Mungkin hampir semua penikmat film porno tak memedulikan seperti apa kegiatan di balik layar film dewasa tersebut. Namun tahukah Anda, kalau beberapa fakta dan aktivitas di balik layar pembuatan film porno itu sebenarnya sangat menarik untuk disimak.
Beberapa fakta yang juga menjadi faktor kesuksesan pembuatan film porno. Seperti apa keseramannya?

1. Seks Marathon

Semua orang sepakat dengan pendapat bahwa seks itu kegiatan yang menyenangkan. Jika dilakukan sesuai takaran normal, Tapi apa jadinya jika Anda diharuskan terus menerus berhubungan seks selama dua sampai lima jam?
Bayangkan jika Anda harus berusaha agar Mr. P tetap ereksi selama berjam-jam. Sementara itu pemeran wanita mesti menjaga gairah seks tetap meluap-luap meski sudah berhubungan badan selama satu setengah jam. Bahkan, seringkali mereka harus berhubungan seks berjam-jam, karena proses pengambilan gambar film pornotidak sesingkat yang kita pikirkan.

2. Resiko Penyakit Menular Seksual

Kehidupan para artis film porno sangat beresiko akibat terus tampil dengan berganti-ganti pasangan. Salah satunya adalah tertularnya penyakit berbahaya melalui hubungan intim. Meskipun sudah sering dikampanyekan untuk menggunakan kondom, namun hal ini tidak ditaati.
Komplain dari para penggemar menjadi alasan utama yang membuat para produser enggan untuk memberi pengarahan pada para artisnya agar memakai kondom.

3. Seks tanpa Cinta

Ironis rasanya ketika kita berbicara ‘seks yang berkualitas didasari rasa cinta yang kuat’. Memang tak ada rasa cinta dalam industri film porno? Absolutely NO! Pada industri film porno, para pemain seakan kebal akan cinta. 90 persen pemain film porno berbohong jika mereka bilang menikmati hubungan seks yang mereka mainkan.

4. Tontonan Seluruh Kru Film

Produksi pembuatan film pasti melibatkan banyak kru, yang memiliki tugasnya masing-masing. Produser, sutradara, camera person, dan masih banyak lagi pihak-pihak yang ikut dalam proses shooting. Hal ini terjadi pula pada pembuatan film porno.
Situasi saat shooting film porno nyatanya sangat menyiksa baik secara fisik maupun mental, khususnya untuk artis wanita, karena dua belas sampai delapan belas orang akan berdiri di balik layar. Anda pasti bisa bayangkan bagaimana perasaan artis tersebut saat adegan seks, yang ia lakukan, disaksikan langsung oleh seluruh kru.

5. Karir yang Sulit

Meski menjanjikan pundi-pundi uang yang melimpah, menjadi seorang artis film porno itu merupakan sebuah pekerjaan yang cukup sulit untuk dilakukan. Pada dasarnya, artis porno nyaris 100 persen berbohong kalau mereka bilang menikmati pembuatan film porno yang mereka perankan.
Memang, pemeran wanita bisa mendapatkan bayaran sepuluh kali lipat dari pemeran pria. Tapi proses pembuatan film porno tersebut bisa memakan waktu kurang lebih 18 jam sehari. Para artis porno harus pintar-pintar mengatur waktu dan keuangan mereka dengan sebaik-baiknya.