MIKISLOT

testing-selesai

Selasa, 07 November 2017

PRT Hamil Tewas Mengenaskan Dibunuh di Rumah Rektor Unimed Syawal Gultom


http://klikkiu.com/?ref=929433aa

Seorang pembantu rumah tangga (PRT) bernama Samsiah menjadi korban pembunuhan di perumahan Pesona Mungil II, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat tewas secara mengenaskan di kamar majikan. PRT yang tewas tengah hamil 4 bulan ini ternyata bekerja di rumah Syawal Gultom Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed).

Sebelum ditemukan tewas dibunuh di rumah majikannya, terdapat pria bermotor mondar-mandir di depan rumah majikan Samsiah (40),  di Kota Depok, Minggu (5/11/2017) siang.
Hal itu diungkapkan tetanggap korban, bernama Alex, Senin (6/11/2017).
Ia mengungkapkan hal itu berdasarkan rekaman CCTV yang dilihatnya.
CCTV itu terpasang di sebelah rumah majikan Samsiah.

Menurut Alex seperti yang dikutip Tribun-Medan.com dari Poskotanews.com, sebelum peristiwa diketahui, menurut Alex, sekitar pukul 08:00 WIB hingga pukul 12:00 WIB terekam seorang laki-laki menggunakan motor jenis Mio mondar-mandir depan rumah Syawal Gultom, majikan Samsiah.
Sang majikan tak lain merupakan pejabat rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) saat ini.

“Dalam rekaman cctv tetangga sebelah rumah bapak Gultom pelaku sempat mondar-mandir dua kali depan rumah. Tidak lama baru korban sekitar pukul 11:30 WIB pulang ke rumah dengan membawa belanjaan sayur,” tuturnya.
Peristiwa pembunuhan ini, menurut Alex baru pertama kali terjadi di lingkungan mereka tinggal.

“Sebelumnya aman tidak pernah ada kejadian. Namun kini ada pembunuham sempat membuat warga lingkungkan komplek gempar,” tutupnya.
Ia menuturkan, kasus ini sudah ditangani polisi, dan dia berharap cepat terungkap.

“Kasusnya sudah ditangani Polsek Sukmajaya dan jenasah masih di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Sedangkan pihak keluarga baru dihubungi juga.”
Sedangkan,  petugas identifikasi Polres melakukan pemeriksaan di rumah korban, petugas dipimpin Kanit Identifikas AKP Hery menyita dua buah obeng dan badcover di lokasi.
Sementara itu korban Samsiah berusia 40 tahun ini diketahui tengah mengandung janin berusia empat bulan.

"Ya, betul informasi (pembunuhan) itu. Korban ditemukan dalam keadaan tewas kata Kasubbag Humas Polresta Depok Ajun Komisaris Sutrisno saat dihubungi Kompas.com, Senin (6/11/2017).
Korban ditemukan pada Sabtu (4/11/2017) sore di dalam kamar rumah majikan nya yang terletak di lantai dua. Penemuan jasad warga Kampung Cikandu RT 008 RW 004, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, itu berdasarkan laporan dari rekan seprofesi korban yang curiga karena sudah beberapa hari tak bertemu dengan Samsiah.

"Ada rekan korban yang curiga, kemudian memanggil RT setempat. Begitu pintu kamar didobrak, korban sudah ditemukan tak bernyawa," kata Sutrisno.
Korban ditemukan dengan luka tusuk di bagian perut dan wajah yang memar serta kondisi pakaian yang masih lengkap.

Saat ini, polisi tengah mengumpulkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk diotopsi.
Jasad Samsiah pertama kali ditemukan oleh Tika, anak bungsu majikan  korban.
Samsiah ditemukan dalam kondisi tewas di dalam kamar majikan nya dengan sejumlah luka dan memar.

Jasad korban ditemukan kemarin sore, pukul 14.00 WIB, Minggu, 5 November 2017.

–– ADVERTISEMENT ––
"Korban tewas akibat luka tusuk dan ada luka memar di bagian wajah," kata Kasubag Humas Polresta Depok, Ajun Komisaris Polisi Sutrisno.
Hingga saat ini, kepolisian masih memeriksa sejumlah saksi. Sementara jenazah Samsiah sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.





0 komentar:

Posting Komentar