MIKISLOT

testing-selesai

Jumat, 08 Desember 2017

Meski Sukses di MotoGP, Lorenzo Tak Izinkan Anaknya Jadi Pembalap




PALMA DE MALLORCA – Pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, memiliki hasil yang terbilang kurang memuaskan di kompetisi balap tahun ini.

Pada MotoGP 2017, Lorenzo menjalani musim perdananya bersama Ducati Corse. Di akhir musim, pembalap asal Spanyol itu hanya berada di urutan ketujuh dengan koleksi 137 angka.

Hasil tersebut menjadi yang terburuk di sepanjang kariernya mentas di kelas tertinggi MotoGP sejak memulai debut pada 2008. Sepanjang 10 musim

berkarier di kelas tertinggi MotoGP, Lorenzo telah mengumpulkan tiga gelar juara yang ia dapatkan pada 2010, 2012, dan, 2015. Namun prestasi tersebut tak didapatkan dengan usaha mudah.

Saat menghadiri salah satu acara masak di Spanyol, Lorenzo menuturkan beberapa risiko besar yang akan dihadapi oleh seorang pembalap.

X-Fuera –julukan Lorenzo– harus terjatuh dan mendapatkan beberapa luka yang serius. Selain itu, Lorenzo juga membeberkan risiko kehilangan nyawa saat menjalani suatu balapan.

Dengan berbagai risiko tersebut, pembalap kelahiran Spanyol itu mengaku tak mengizinkan anaknya untuk berkecimpung di dunia balap.

Pembalap yang kini berusia 30 tahun itu tak ingin melihat masa-masa sulit yang dirasakan olehnya juga bisa dialami oleh sang anak. Karena itu,  Lorenzo akan berusaha keras untuk melarang anaknya untuk tak terjun ke dunia  balap.

“Saya akan mencoba agar anak saya tidak mendedikasikan dirinya untuk menjadi pembalap motor. Saya mengalami masa-masa sulit dengan luka-luka dan juga operasi,” ujar Lorenzo, mengutip dari Marca, Jumat (8/12/2017).
Sayangnya, Lorenzo masih betah melajang hingga saat ini. Bahkan dalam akun  

Instagram-nya, Lorenzo sangat jarang mengunggah kebersamaannya dengan seorang gadis. Bahkan ia selalu menyibukkan dirinya untuk menjalani latihan fisik ataupun menjajal kecepatan motornya.

Meski melarang anaknya untuk berkecimpung di dunia balap, Lorenzo nyatanya sangat bangga dengan pekerjaannya. Pembalap dengan nomor motor 99 itu membangun sebuah museum di tempat kelahirannya.

Dalam museumnya itu, Lorenzo memamerkan beberapa prestasi yang telah ia torehkan di ajang balap motor paling bergengsi itu. Selain memamerkan

sejumlah prestasinya, Lorenzo juga memperbolehkan para pengunjung untuk menjajal balapan mobil F1 secara virtual. Maklum saja, ia merupakan salah satu pengagum balapan jet darat itu.

0 komentar:

Posting Komentar