TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ervin (22) warga Jalan Abdul Manaf Lubis, Gang Akur, Medan, hanyut terbawa air sekitar pukul 17.00 WIB, saat dirinya sedang berenang sendirian di Sungai Deli seputaran RS Sufina Aziz di Jalan Karya Baru 3, Karang Berombak, Medan, Sumatera Utara.
Kepala Lingkungan I, Muhammad Thohir Muktar mengatakan Ervin korban hanyut ini, seorang anak yatim piatu. Ibu dan bapaknya sudah meninggal. Ia tinggal bersama dengan abangnya Irvan dan Nanang.
"Kejadian hanyutnya tadi sekitar jam 16.00 WIB. Dia berenang sendirian waktu arus air sedang kencang karena banjir. Kawan-kawannya hanya melihat dari pinggirian saja,“ kata Thohir, Minggu (3/12/2017).
"Waktu dia tenggelam, kawannya sempat menyodorkan bambu agar Ervin bisa berpegangan. Rupanya nggak sempat terpegang samanya, karena arus air tadi sedang tinggi dan kencang,“ ujar Thohir.
Warga sekitar sempat coba mengejar Ervin dari pinggiran. Namun makin lama tidak nampak lagi, karena semakin tenggelam.
“Perahu BPBD belum bisa turun ke air karena posisi air masih tinggi. Takut nyangkut di jembatan waktu pencarian,“ ujarnya.
Hingga kini warga sekitar dibantu oleh BPBD dan TNI, masih terus berusaha mencari Ervin korban tenggalam tersebut.



















0 komentar:
Posting Komentar